DOHA – Yamaha berhasil menempatkan pembalapnya, Jorge Lorenzo di posisi puncak pada saat menjalani balapan pertama di Sirkuit Losail, Qatar, akhir pekan lalu. Yamaha nyaris saja kehilangan posisi pertama karena mereka sempat dibalap oleh dua pembalap Ducati di beberapa putaran awal.
Beruntung Lorenzo menyadari kelemahan Ducati yakni di tikungan. Lorenzo langsung menyalip Andrea Dovizioso usai Andrea Iannone mengalami kecelakaan dan tidak bisa melanjutkan balapan.
Kekuatan Ducati memang sempat mengancam Yamaha, namun manajer Movistar Yamaha, Wilco Zeeleberg mengaku tidak terkejut. Sejak musim lalu dirinya sudah tahu bahwa Ducati memiliki motor cepat. Tidak heran ketika musim ini, mereka berhasil mendapatkan kecepatan lebih.
“Ya saya akui bahwa Ducati memang lebih cepat dibandingkan dengan 2015. Kami memiliki kelebihan mesin tetapi kami gagal menciptakan tambahan kecepatan,” ujar Zeelenberg membandingkan timnya dengan Ducati seperti diberitakan Speedweek,Jumat (25/3/2016).
“Ya kecepatan Ducati memang bertamah terutama di lintasan lurus saat di Qatar. Anda bisa melihat itu ketika Jorge dibalap oleh dua pembalap Ducati. Tetapi akselerasi stabil yang dimiliki Jorge membuat kami menjadi pemenang,” tandasnya.


SOCIALIZE IT →